Home > Microsoft, System Center > System Center 2012 – Overview

System Center 2012 – Overview

Penulis : Eryk Budi Pratama

Mainan baru lagi ini (bagi saya, maaf ketinggalan info). Kemarin saya telah menulis sedikit ulasan tentang Hyperic HQ, nah pada tulisan ini saya akan coba bahas sedikit tentang System Center 2012. Bagi pembaca yang belum tahu, System Center 2012 merupakan aplikasi buatan Microsoft yang menawarkan solusi untuk memanage datacenterprivate cloud, dan client device. Jika diperhatikan mirip dengan Hyperic HQ. Bedanya, System Center 2012 ini proprietary alias berbayar. Namun jangan khawatir, ada trialnya kok jadi masih bisa mencoba-coba dalam batas waktu yang ditentukan.🙂

Sebenarnya apa sih yang melatarbelakangi adanya software ini?? Menurut hasil terawangan dari website Microsoft, tumbuhnya tren cloud computing membuat perusahaan ingin mengubah pola manajemen infrastruktur yang lama, menjadi suatu pola yang lebih efektif, efisien, dan produktif. Kalau kita melihat salah satu karakteristik dari cloud computing yang didefinisikan oleh NIST, layanan cloud haruslah on-demand self-service. Nah kalau dulu ketika ada departemen/divisi dalam suatu perusahaan yang membutuhkan deployment infrastruktur untuk aplikasi yang dibutuhkan (melakukan provisioning), maka tim IT akan melakukan deployment sesuai dengan kebutuhan dari divisi yang bersangkutan. FYI, waktu yang dibutuhkan untuk deployment tidak cepat loh :) Dengan adanya karakteristik on-demand self-service, divisi tadi bisa melakukan provisioning dengan cepat tanpa harus kesana kemari. Pokoknya jangan dibuat ribet deh😀

System Center 2012 ini menjamin keuntungan bagi perusahaan, baik menggunakan private maupun public cloud untuk mendukung proses bisnis. System Center 2012 juga memudahkan tim IT dalam mengatur aset-aset seperti jaringan, media penyimpanan, komputasi dalam bentuk hybrid cloud (campuran private dan public) HANYA dalam single console view.

Karena berurusan dengan datacenter, maka harus ada faktor-faktor yang harus diperhatikan ketika membangun datacenter, apalagi untuk cloud services.  Faktor-faktor yang harus diperhatikan adalah :

Infrasturcture Productivity – Produktifitas disini berhubungan dengan COST alias biaya, bagaimana kita menginvestasikan biaya untuk infrastruktur private cloud ini agar lebih efektif (cost-effectiveness).

Preditable Applications – Perusahaan harus bisa memprediksi kapasitas untuk menjalankan aplikasi di atas sebuah infrastruktur. Untuk dapat mengembangkan aplikasi yang predictable, salah satu pendekatan yang dapat digunakan adalah “service-centric“. Mungkin ujung-ujungnya ke arah SOA (Service-Oriented Architecture) apabila perusahaan menghendaki interoprabilitas.

Cloud Computing on Your Terms – Maksudnya adalah perusahaan dapat menentukan mana deployment model yang ingin digunakan. Private kah??Public kah?? atau mungkin kombinasi keduanya (hybrid)??

CAPABILITIES

Berbicara tentang kapabilitas alias kemampuan, System Center 2012 menyediakan platform manajemen yang terintegrasi integrasi dan bisa dibilang sangat powerfull. Mengapa saya berani bilang powerfull?? Coba deh pembaca lihat gambar berikut.

Berdasarkan gambar di atas, dapat kita simpulkan bahwa System Center 2012 mempunyai beberapa kemampuan yang terbagi menjadi beberapa komponen. Mari kita lihat sekilas.

Application Management – System Center 2012 memiliki tools (application management) yang dapat membuat perusahaan memngembangkan sistem secara agile  dan predictable sesuai dengan kebutuhan bisnis.

Service Delivery and Automation – System Center 2012 dapat menyederhanakan dan menstandardisasi datacenter dengan layanan yang fleksibel dan terotomatisasi. Terdapat komponen orchestrator yang berfungsi untuk melakukan proses automatisasi layanan.

Infrastructure Management – System Center 2012 menyediakan beberapa tools untuk membantu dalam proses konfigurasi, monitoring, provisioning, dan operasional infrastruktur IT. Apa yang dimanage?? Bisa physical (misal server fisik), virtual machine, private cloud, dan public cloud.

 

Beberapa benefit yang bisa didapat dari System Center 2012 adalah mempermudah manajemen hybrid cloud, efektivitas dan fleksibilitas biaya infrastruktur , deep application insights, dan secara ekonomis lebih hemat daripada menggunakan VMware. Pada lain waktu saya akan coba bahas tentang sistem lisensi System Center 2012 sehingga dari situ kita bisa tahu bahwa sistem lisensi System Center 2012 lebih menguntungkan dibandingkan vendor lain, dalam hal ini VMware.

Tidak banyak yang bisa saya tulis di sini. Pada tulisan yang lain akan saya coba tulis lebih detil terutama untuk ketiga kapabilitas dan komponen dari System Center 2012. Semoga tulisan ini bermanfaat🙂

Semangat Menulis, Semangat Berbagi ^_^

  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: