Home > Cloud Computing > Cloud – Revolutionized Your IT Department (Part 3)

Cloud – Revolutionized Your IT Department (Part 3)

Penulis : Eryk Budi Pratama

Meneruskan artikel sebelumnya, kali ini saya akan membahas sedikit tentang private cloud. Cloud merupakan on-demand delivery yang menstandardisasi IT. Beberapa karakteristik dari cloud adalah dynamic, elastic, dan self-service. Jika dilihat dari kata kunci “menstandardisasi IT” dan karakteristik dari cloud, terdapat suatu hubungan antara keduanya. Apakah hubungannya? Mari coba sedikit kita analisis.

Perusahaan yang menerapkan Good Corporate Governance (GCG) tentunya harus memperhatikan seluruh elemen dalam perusahaan, salah satunya IT Governance alias tata kelola IT. Mungkin tidak banyak yang saya tahu tentang IT Governance, namun berdasarkan pengamatan saya bahwa IT Governance mengatur semua hal yang berhubungan tentang tata kelola IT agar dapat berfungsi sesuai SOP dan sejalan dengan visi misi perusahaan. IT Governance mungkin tidak akan lepas dari IT Business alignment, dimana resource (dalam hal ini bisa berupa cost maupun SDM) yang dikeluarkan untuk membangun infrastruktur IT harus sejalan dengan kebutuhan perusahaan, mendukung proses bisnis, serta sejalan dengan visi misi perusahaan.

Ada dilema ketika menerapkan standardisasi IT ketika akan menerapkan cloud computing. Pertama, tetap mempertahankan IT policy yang lama sehingga penerapan cloud computing harus menyesuaikan kebijakan lama. Kedua, IT policy yang lama mengikuti solusi-solusi ayng ditawarkan oleh cloud computing. Pada dasarnya keduanya memiliki inti yang sama, yaitu apapun standardisasi dan policy yang diterapkan, harus mendukung proses bisnis perusahaan serta meminimalisasi cost untuk mencapai performa yang maksimal. Menurut saya, memilih salah satu antara kedua dilema tersebut tidak masalah asalkan tujuan utama dari penerapan sistem IT harus sesuai dengan tujuan perusahaan.

Cloud terdiri dari 3 jenis :

  • Software as a Service –> Cloud Service
  • Platform as a Serviec –> Public Cloud
  • Infrastructure as a Service –> Private Cloud

Sudah nampak jelas bahwa private cloud termasuk jenis IaaS, dimana perusahaan khususnya tim IT tidak perlu repot memikirkan server farms provisioning, set-up datacenter, dan lain-lain. Dengan adanya cloud computing, para IT Professional cukup memikirkan strategic plan dalam hal penggunaan layanan IT yang dibutuhkan oleh perusahaan beserta budget plan yang lebih efisien agar IT menjadi profit center dari perusahaan.

Banyak orang yang masih bingung antara cloud computing dan virtualisasi. Meskipun keduanya identik, tapi memiliki perbedaan. Berikut adalah karakteristik dari keduanya.

Virtualization critical component

  • Server consolidation
  • Easy deployment
  • Elasticity and scalability
  • Multiple tenant
  • Huge availability and mobility

Cloud computing

  • Automated management
  • Pools and compute resources
  • Self-service provisioning
  • Usage-based changeable

Nampak jelas perbedaan antara keduanya🙂

Mungkin ini yang dapat saya tulis dalam artikel kali ini. Apabila ada informasi tambahan akan saya tulis pada bagian selanjutnya. Keep writing and sharing our knowledge.

Semangat Menulis, Semangat Berbagi ^_^

  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: