Home > Cloud Computing, Windows Azure > Cloud – Revolutionized Your IT Department (Part 2)

Cloud – Revolutionized Your IT Department (Part 2)

Penulis Artikel : Eryk Budi Pratama

Pada artikel sebelumnya telah dibahas sedikit penjelasan tentang definisi cloud computing. Pada artikel kali ini saya akan berusaha mengulas sedikit tentang karakteristik dari cloud computing, beberapa produk Microsoft terkait dengan tipe cloud service, dan sedikit penjelasan tentang Azure yang saya dapatkan dari seminar di kantor PT Microsoft Indonesia.

Pada dasarnya cloud computing memiliki 5 karakter esensial :

  • On-Demand Self Service. Cloud computing service harus dapat dikontrol oleh user itu sendiri serta sesuai dengan kebutuhan / permintaan dari user. Dengan melayani diri sendiri, diharapkan user dapat menentukan batasan-batasan dari resource yang digunakan.
  • Broad Network Access. Akses jaringan yang luas merupakan suatu keharusan dari cloud computing agar dapat menyediakan layanan yang high availability sehingga memungkinkan user untuk mengakses resource yang tak terbatas tanpa adanya penurunan performance.
  • Resource Pooling. Karena cloud computing service digunakan oleh banyak user, makanya harus adanya pembagian dari resource agar dapat memenuhi kebutuhan yang cocok dengan user. Setiap user akan mendapat ruang (resource pool) yang akan dimanfaatkan sesuai dengan kebutuhan.
  • Rapid Elasticity. Ini merupakan salah satu keunikan cloud computing dimana user dapat menentukan dan mengganti resource requirement sesuai dengan kebutuhan kapan pun dan dimana pun. Layaknya menggunakan air kran, user tinggal memutar kran untuk membesarkan atau mengecilkan aliran air. User dapat dengan leluasa mengatur penggunaan resource sesuai kebutuhan kapan pun dan dimana pun.
  • Measured Service. Sudah tentu cloud computing harus mendukung scalability dimana setiap penggunaan resource harus selalu terukur agar sesuai dengan kebutuhan user. Dengan mengukur penggunaan resource secara efektif dan efisien, makan akan dapat mengurangi biaya operasional (operational expenditure).

Seperti yang diketahui bahwa cloud computing memiliki 3 tipe cloud service, yaitu Infrastructure as a Service (IaaS), Platform as a Service (PaaS), dan Software as a Service (SaaS). Sudah banyak artikel yang menjelaskan tentang ketiga hal tersebut.

Berikut adalah beberapa produk Microsoft terkait dengan masing-masing tipe cloud service. 

Software as a Service (SaaS)

  • Microsoft Office 365. Integrasi dari Microsoft Office dan beberapa produk dari Microsoft’s Server seperti Exchange Server, Sharepoint Server, dan Lync Server.
  • Microsoft Sharepoint Server. Web application platform untuk content management dan document management. Sharepoint didesain multi-purpose untuk menangani management and provisioning dari intranet portals, extranets, websites, document & file management, collaboration spaces, social tools, enterprise search, business intelligence, process integration, system integration, workflow automation, dan core infrastructure for third-party solutions.
  • Microsoft Exchange Server. Aplikasi kolaboratif yang terdiri dari email, calendar, contact, dan tasks yang dapat tersinkronisasi dengan perangkat mobile-based dan web-based.
  • Microsoft Lync. Aplikasi chatting (instant messaging client) yang digunakan bersama dengan Microsoft Lync Server.
  • Microsoft Dynamics. Aplikasi Enterprise Resource Planning (ERP) dan Customer Relationship Management (CRM).
  • Windows Intune. Apliaksi cloud service yang digunakan untuk memanage dan mengamankan pc melalui web sehingga user dapat menggunakannya dimana pun secara virtual.

Platform as a Service (PaaS)

  • Windows Azure. Microsoft cloud platform yang digunakan untuk membangun, hosting, dan scale web application melalui data center Microsoft.
  • Microsoft SQL Azure. Cloud based service dari Microsoft yang menawarkan kapabilitas untuk data-storage (seperti Amazon S3 dan Amazon Relational Database Service) yang merupakan bagian dari Azure Service Platform.

Infrastructure as a Service (IaaS)

  • Windows System Center. Merupakan satu set produk server khusus ditujukan membantu IT administrator perusahan untuk mengelola jaringan dari Windows Server dan desktop client system.
  • Windows Server Hyper-V.  Merupakan hypervisor-based virtualization system untuk sistem x86-64.

Azure memiliki 3 komponen yaitu :

  • Windows Azure
  • SQL Azure
  • App Fabric

Untuk penjelasan lebih detil, akan saya tulis pada artikel berikutnya.

Semangat Menulis, Semangat Berbagi ^_^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: